19 Mei 2013

Kenali Sintaks Dasar C# Sebelum Belajar Programming C#


Sebelum belajar lebih lanjut tentang programming C#, sebaiknya kenali dulu sintaks dasar C#. Sintaks dasar C# adalah sebagai berikut:

  1. Nama File Nama file secara default dalam program yang kita buat adalah Program.cs. walaupun kita bisa menggantinya dengan apa saja seperti programpertama.cs. Akhiran atau extention yang di pakai bahwa suatu file berisi sorce code C# adalah .cs

  2. Comment
    Comment dapat digunakan sebagai dokumentasi, untuk memberikan informasi atau keterangan mengenai program yang kita buat dan memahami dalam membantu program yang kita buat.

    2.1. Comment Single Line
    Comment Single line di awali dengan tanda // hanya berlaku untuk satu baris code dan berakhir pada baris tersebut.

    Contoh:
    System.Console.WriteLine(“Halo Dunia!”); //akan menuliskan pesan di layar

    2.2. Comment Multi Line
    Comment Multi Line di awali dengan tanda /* dan di akhiri dengan */

    Contoh:
    /* Comment jenis ini
    dapat menutupi lebih
    dari satu baris */

  3. Method Main
    Method Main() bisa di katakan sebagai pintu masuk program anda. Kalau anda mencoba mengganti nama Main() dengan nama lain, compiler akan mengeluh bahwa tidak ada entry point atau pintu masuk. Perlu juga diketahui bahwa isi atau tubuh method harus diawali dengan “{“ dan diakhiri dengan “}”. Method Main() dapat disebut juga sebagai fungsi utama.

    Contoh:
    static void Main(string[] args)
    {
           //Tubuh atau isi method
    }

  4. Class
    Method di dalam C# tidak bisa berdiri sendiri, namun harus menjadi bagian dari suatu class. Nama class yang menyelimuti Main() tidak menjadi masalah. Seperti method, tubuh suatu class dimulai dengan dan diakhiri dengan }.
    Contoh:
    class Hallo
    {
    // tubuh atau isi class

     }

  5. System.Console.WriteLine() dan System.Console.Write()
    Method WriteLine() tersebut berada di dalam class yang bernama Console (sebagaimana method Main() berada dalam suatu class). Class Console sendiri dikelompokkan ke dalam namespace yang bernama System. Namespace System menampung semua class library .NET (Console adalah salah satu dari class library .NET). Jadi kita memanggil method WriteLine() dengan menuliskan mulai dari namespacenya sampai ke method itu sendiri.

    Contoh:
    System.Console.WriteLine(“Halo Lingkup Informatika!”); //Akan menyisipkan baris baru
    System.Console.Write(“Sedang belajar C#!”); // tanpa menyisipkan baris baru
    System.Console.Write(“Gampang-gampang susah.”); // tanpa menyisipkan baris baru

    Output dari penggalan program di atas sebagai berikut:

    Halo Lingkup Informatika!
    Sedang belajar C#! Gampang-gampang susah.

  6. Readline()
    Method static ReadLine() dari class Console memungkinkan kita menuliskan input sampai enter ditekan. Input yang kita berikan akan dikembalikan ke program dalam bentuk string. String yang dikembalikan tersebut dapat kita jadikan argument bagi Parse().

    Contoh:
    class Input
    {
    static void Main()
    {
    int var1, var2;

    Console.WriteLine(“Program Penjumlahan”);
    Console.WriteLine();
    Console.Write(“Masukkan angka pertama: ”);
    var1 = int.Parse(Console.ReadLine());
    Console.Write(“Masukkan angka kedua: ”);
    var2 = int.Parse(Console.ReadLine());
    Console.WriteLine();
    Console.WriteLine(“Jumlahnya adalah {0}.”, var1 + var2);
    }
               }

  7. Parse()
    Type data yang telah dipakai seperti int dan double juga merupakan sejenis class. Type type dasar yang didefinisikan Framework .NET memiliki method static yang bernama Parse(). Method tersebut menerima sebuah argument string dan mengembalikan hasil olahannya. Hasil olahannya berupa type yang bersangkutan, dengan nilai yang terkandung di dalam string argument.

  8. Namespace
    Namespace adalah kata kunci untuk mendefinisikan ruang lingkup atau batasan program dan menghindari konflik nama. Misalnya source code A.cs dan source code B.cs sama-sama membuat class yang bernama namakelas. Kedua class yang namanya sama tersebut dapat digunakan di suatu program asalkan terletak di namespace yang berbeda. Kegunaan namespace untuk mengelompokan elemen-elemennya (misalnya class) bisa dimisalkan seperti kegunaan folder untuk mengelompokkan file-file.

  9. Placeholder
    Placeholder adalah data yang di ikat atau di gabungkan ke dalam sebuah pernyataan secara terpisah dari data-data yang lain.
    Contoh:
    int permen = 10;
    int snack = 5;

    //placeholder {0} dan {1}
    Console.WriteLine("Saya memliki {0} permen dan {1} snack", permen, snack);
    Console.ReadLine();

10 komentar:

  1. Mantap Gan sharing nya bagus...
    maju terus programmer Indonesia!
    .
    Ane juga ada nulis paket ebook tutorial buat programmer C-Sharp/C#
    di sini!
    http://bit.do/NvRn

    BalasHapus
  2. Tutarni : Terima kasih atas tutorial yang diberikan, akan coba saya praktikan semoga berhasil. Sekali lagi terima kasih :)

    BalasHapus
  3. Santekno : Terimakasih gan informasi dan tutorialnya mantep banget gan, ane juga banyak nih tutorialnya. Semoga bermanfaat gan.

    BalasHapus
  4. mantap gan bnyak belajar nih, mohon pencerahan.y. (newbie)

    BalasHapus
  5. bagus gan thx banget ilmunya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. pehh, mantap gan. ane langsung paham (y)
    thanks ilmunya gan.

    BalasHapus
  7. Good article, sangat baik untuk yang belajar pemrograman.

    Tutorial iDempiere ERP (ERP Opensource)

    BalasHapus
  8. Pandai VB Tutorialnya bagus, terus dilanjutkan yah.

    BalasHapus